Orang Kurus Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

By | August 12, 2017

Orang Kurus Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Orang Kurus Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Banyak yang ingin mengatakan bahwa penyakit kardiovaskular atau penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang hanya mengalaminya dengan kelebihan berat badan. Faktanya, penyakit kardiovaskular dipengaruhi oleh banyak penyebab lainnya daripada obesitas. Karena itu, jangan menutup kemungkinan orang dengan berat badan kurang juga rentan pengalaman.

Berat ringan atau yang diketahui ringan adalah istilah untuk individu yang tidak sesuai dengan tinggi badan individu. Individu dikatakan memiliki berat badan kurang jika nilai indeks massa tubuh (BMI) di bawah 18,5 kg / m2. Individu dengan berat badan lebih rendah dapat disebabkan oleh tingkat gizi, penyakit menular, atau masalah keturunan.

Perlu diingat bahwa kelebihan berat badan dan obesitas bukan hanya penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kurang olahraga, konsumsi lemak dan kadar garam tinggi. Karena itu, tekanan darah terlalu tinggi dan akumulasi lemak di sekitar jantung dan pembuluh darah.

Penyakit kardiovaskular pada orang yang terlalu kurus berisiko lebih besar terhadap kematian

Banyak penelitian terbaru yang menunjukkan penyakit kardiovaskular juga dialami oleh orang-orang yang kurang penting, bahkan risiko lebih besar dibandingkan dengan subjek dengan nilai BMI normal. Salah satu studi di Bali menunjukkan bobot badan kurang 3,6 kali lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner dibandingkan orang dengan berat badan normal.

Dalam kasus penyakit arteri koroner, individu dengan berat badan kurang beresiko meninggal hingga berat badan ideal dan lebih. Penelitian pada tahun 2013 menunjukkan bahwa wanita dengan penyakit arteri koroner meningkatkan kematian prematur sebanyak dua kali lipat.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa individu dengan berat badan lebih besar dan tidak bertambah berat badan, risiko arteri koroner sekarat menurun sebesar 64%. Meski individu dengan berat badan kurang dan menurunkan berat badan, hal itu akan meningkatkan risiko kematian sebanyak dua kali lipat.

Mengapa orang dengan bobot kurang masih terinfeksi penyakit kardiovaskular?

Berikut adalah beberapa penyebab yang memungkinkan seseorang untuk berisiko mengalami gagal jantung:

  1. Penyakit Jantung Kongenital

Merupakan penyakit bawaan yang ditandai dengan fungsi jantung lemah hingga maksimal sesuai dengan adanya gangguan pada dinding, katup, dan jantung arteri. Berdasarkan hasil penelitian, individu dengan penyakit jantung kongenital berat dan penyakit subvaskular meningkatkan risiko 12 kali untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular. Ini menunjukkan efek penyakit jantung bawaan, menjadi lebih banyak orang yang beratnya kurang.

  1. Kurang Aktivitas Fisik

Tidak ada kecenderungan aktivitas fisik pada subjek dengan berat badan lebih rendah atau lebih rendah. Olahraga adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit kardiovaskular dengan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga 40%. Namun, kurangnya gerakan dapat menyebabkan peningkatan kadar lipid yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.

  1. Manis dengan pola makan yang tidak sehat

Sangat mudah untuk mempertimbangkan lebih sedikit dan memiliki kebiasaan makanan yang tidak sehat. Individu dengan tubuh kurus cenderung khawatir makan makanan cepat saji dan tidak berusaha memperbaiki diri. Dan dengan berat badan kurang, gula darah dan darah LDL tetap bisa meningkat.

  1. Lemak Di Sekitar Perut

Hal ini juga dikenal sebagai obesitas sentral dan dapat dialami oleh subjek dengan bobot kurang. Mengingat akumulasi salep, lemak di sekitar perut berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular menyebabkan obesitas sampai biasanya.

  1. Kurangnya Serum, Hb

Salah satu kondisi yang menyebabkan penyakit jantung adalah hemoglobin serum kurang (Hb). Kondisi ini juga lebih besar pada orang dengan berat badan kurang. Tanda sebuah penelitian di Ethiopia pada tahun 2015 yang menunjukkan tingkat hemoglobin yang signifikan dengan kegagalan jantung dan hemoglobin normal menurunkan risiko gagal jantung sebesar 23%.

Penurunan berat badan bukan satu-satunya penyebab penyakit kardiovaskular. Sistem kesehatan tubuh dan keseimbangan konsumsi dan olahraga merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan kardiovaskular kedua individu itu ringan, berat badan, atau kelebihan berat badan.

Baca Juga : Memahami Hidup Dengan Cacat Bawaan

Bagaimana Cara Mengobati Jantung Bocor Bawaan

Manfaat Putih Telur Untuk UNtuk Pengobatan Penyakit Jantung

Obat Jantung Bocor

Posted By : Obat Jantung Bocor 12 Agustus 2017

Jam : 11:45

2 thoughts on “Orang Kurus Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

  1. Pingback: Pengobatan Alternatif Untuk Penyakit Jantung – Obat Jantung Bocor

  2. Pingback: Bagaimana Cara Rokok Mempengaruhi Risiko Penyakit Jantung ? – Obat Jantung Bocor

Leave a Reply