Apa Hubungannya Perut Bengkak Dan Penyakit Jantung

By | October 26, 2016

Selamat datang diwebsite resmi penyakit jantung, didalam website ini banyak artikel tentang masalah jantung yang perlu anda ketahui, dianataranya masalah 10 Gejala Jantung Tidak Sehat dan Cara Mencegahnya, Itu mungkin diantaranya dan masih banyak lagi pembahasan lain yang belum anda ketahui, nah untuk sekarang kami sebagai admin web http://obatjantungbocor.biz/ akan membuat penjelasan mengenai hubungannya perut bengkak dan penyakit jantung :

Apa Hubungannya Perut Bengkak Dan Penyakit Jantung

Apakah ada hubungannya perut bengkak dan penyakit jantung? Anda penasran langsung saja simak pembahasannya berikut ini!!

Perut juga sering terasa kembung bila kita sedang tidak enak badan, misalnya saat masuk angin. Badan lemas dan perut bertalu-talu seperti gendang saat ditepuk adalah salah satu gejalanya. Tidak heran, kita kerap menyamakan masuk angin dengan perut kembung. Perut kembung memang bisa terjadi bila kita masuk angin. Namun, bukan berarti masuk angin selalu ditandai oleh perut kembung.

Apa Hubungannya Perut Bengkak Dan Penyakit Jantung

Menurut Dr. Djoko Maryono, Sp.PD, Sp.JP, FIHA, FASE, internis dan kardiologis dari RS Pusat Pertamina, Jakarta, perut kembung merupakan bagian dari penyakit dyspepsia atau indigestion (gangguan pencernaan). Dyspepsia ini menyerang usus dan mengindikasikan abnormalitas dalam sistem pencernaan.

Ada tiga faktor penyebab perut kembung. Pertama, makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang bisa menimbulkan gas berlebihan di tubuh seperti sayuran berwarna putih, contohnya kol dan sawi. Bila kita terlalu sering mengonsumsinya, perut akan dipenuhi gas.

Cokelat, keju, dan makanan berlemak lain juga bisa membuat perut kembung. Lemak menghambat pengosongan makanan di perut dan bikin kita terus merasa kenyang. Kembung akibat makanan berlemak biasanya terasa di perut bagian bawah pusar.

Sebaliknya, perut bagian atas, di dekat ulu hati, jadi kembung bila kita minum soda terlalu banyak. Konsumsi minuman bersoda ketika perut lapar atau kosong juga bisa menyebabkan kembung. Meski demikian, kembung karena makanan dan minuman umumnya bersifat sementara dan bukan masalah serius.

Perut juga sering terasa kembung bila kita sedang tidak enak badan, misalnya saat masuk angin. Badan lemas dan perut bertalu-talu seperti gendang saat ditepuk adalah salah satu gejalanya. Tidak heran, kita kerap menyamakan masuk angin dengan perut kembung.

Perut kembung memang bisa terjadi bila kita masuk angin. Namun, bukan berarti masuk angin selalu ditandai oleh perut kembung.

Definisi orang tentang masuk angin berbeda-beda. Kalau udara benar-benar masuk ke tubuh, sehingga menyebabkan gas berlebihan di dalam lambung, itulah perut kembung karena masuk angin. Sebaliknya, bila badan pegal karena masuk angin, belum tentu perut ikut kembung. Kembung terjadi bila terlalu banyak gas di dalam tubuh.

Bila kita sering berhadapan” dengan angin, seperti mengendarai motor terus-menerus, perut berisiko jadi kembung. Kita jadi cepat kenyang meski baru makan sedikit. Nafsu makan berkurang, dan kita sering bersendawa.

Menurut Dr. Djoko, perut kembung kadang bukan disebabkan masuk angin. Hal ini yang harus diperhatikan oleh mereka yang terlalu sering mengalami perut kembung.

Perut kembung bisa menjadi tanda kelainan jantung yang mengenai pembuluh darah LAD (Left Antirior Dicending). Kelainan ini dapat menimbulkan serangan jantung yang fatal dan berujung kematian tiba-tiba (sudden death).

Pembuluh darah LAD jalannya searah menuju ke lambung. Jika jantung mengalami kelainan, lambung akan terasa sakit, tapi bukan maag.

Di Indonesia, diperkirakan 25 persen orang yang mengalami perut kembung yang dikira masuk angin ternyata terkait penyakit jantung. Masuk angin yang menjadi pertanda penyakit jantung biasanya diikuti keringat dingin berlebih dan denyut nadi cepat, lebih dari 90 per menit.

Karena itu, jangan sepelekan perut kembung. Bisa saja itu gejala penyakit jantung.

Apa Penyebab utama Penyakit Jantung ??

  • Adanya terindeksi kelainan kulit.
  • Otot yang tegang atau nama lainnya muscle spasm.
  • Memar-memar pada tulang.
  • Pernah mengidap penyakit paru-paru.
  • Diseksi aorta.
  • Sebelumnya sudah menderita penyakit maag.
  • Adanya penyakit payudara yang tidak kunjung sembuh.

Itulah penyebab terjadinya kebocoran pada jantung, Jadi sekali lagi perut kembung merupakan satu satunya gejala penyakit jantung bocor. Ada juga beberapa gejala atau ciri ciri penyakit jantung bocor seperti :

  • Sesak setelah beraktivitas. Pada kasus yang sangat berat, sesak pun dapat
  • muncul saat beristirahat dan dalam posisi tidur (gagal jantung kiri)
  • Tubuh yang mudah lelah dan lemas
  • Batuk kering atau batuk darah (gagal jantung kiri)
  • Meningkatnya frekuensi BAK di malam hari (gagal jantung kanan)
  • Bengkak pada pergelangan kaki dan kaki, atau punggung apabila penderita dalam posisi berbaring
  • Peningkatan berat badan karena retensi cairan (gagal jantung kanan)
  • Nyeri perut dan begah (gagal jantung kanan)
  • Pembesaran pembuluh darah leher (gagal jantung kanan)
  • Nafsu makan menurun (anoreksia), mual dan/atau muntah
  • Detak jantung yang tidak teratur atau cepat
  • Gangguan cemas atau mental lainnya.

Itulah beberapa tanda dan gejala penyakit jantung oleh sebab itu anda perlu mewaspadainya. Dan jika anda telah terdeteksi menderita penyakit jantung maka segeralah lakukan pengobatan. oleh sebab itu kami rekomendasikan obat herbal alami Jelly Gamat Gold G sebagai obat jantung. Kami merekomendasikan obat herbal alami Jelly Gamat Gold G karena obat ini sangat ampuh dan berkhasiyat.

Untuk informasi selengkapnya biasa anda kunjungi di obat jantung bocor.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan semoga dengan adanya obat herbal ini dapat bermanfaat dan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi penyakit jantung yang anda alami.

Baca Juga Tentang Jantung Lainnya :

Penyebab Penyakit Jantung Berdebar

7 Gejala Penyakit Jantung Lemah Pada Wanita

Leave a Reply